Langsung ke konten utama

Postingan

Menengok Fenomena Gila Kekuasaan Lewat Karya Klasik Novel “Animal Farm”

                Menengok Fenomena Gila Kekuasaan Lewat Karya Klasik Novel “Animal Farm” Sumber gambar: www.gramedia.co m Judul Buku: Animal Farm Penulis: George Orwell Penerjemah: Djokolelono Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Cetakan:   ke-4 Tahun Terbit: 2023 Halaman: 128 Halaman Peresensi: Nasihathullah               “ Empat kaki bagus, dua kaki jahat ,” Sebuah kutipan dari novel fenomenal, karya seorang sastrawan Inggris pada masanya, yang menjadi bentuk kritik terhadap pemerintahan totaliter terkhusus pemerintahan Stalin, pemimpin Uni Soviet saat itu. George Orwell namanya, namun nama tersebut bukanlah nama aslinya melainkan nama pena dari Eric Arthur Blair penulis novel “Animal Farm” atau jika dialih bahasakan ke bahasa Indonesia menjadi “Republik Hewan.” Novel ini pertama kali terbit pada tahun 1945. Setahun setelah selesai ditulis pada 1944 di Inggris. ...

Hari ini untuk Dia

puisi Hari Ini Untuk Dia Dingin menjelma jadi embun Dan nitra-mu sudah berkilau Hitam putih nitra-mu saat kutatap Menampilkan keteduhan dan keteguhan Hawa Tatkala sang Surya masih malu-malu Kau sudah penuh mau Dia tersenyumlah Maafkanlah Ia yang terlambat Bukannya tak ingat, Tapi memang Ia bukan orang 'kebanyakan' Ia tak ingin mengikuti kawanan Ah, cukuplah jangan sampai Ia jadi lupa Selamat atas apa yang kau rayakan hari ini Walau kadang hidup doanya mesti seragam Tapi untuk hari ini Ia mohon Pada Tuhan dan Bumi Yang terbaik untuk Dia Bulukerto, 23 Juli 2024

Tanda. Tanya?

puisi 1 Tanda. Tanya? oleh: MNHB Katanya negeri ini kaya Kaya sumber dayanya Tapi sepertinya luput tiga kata  YANG HARUS DIEKSPLOITASI Katanya pendidikan dibiayai negara Semua berhak berpendidikan Tapi pendidikan di nomor duakan oleh Si Ibu Ya, Ibu itu Katanya pemimpin harus dipilih rakyat Tak harus saudagar, memang Memang benar adanya Tapi kok ada bapak usul Uang itu niscaya Katanya Indonesia itu negeri sawah Makan tinggal kesamping griya Tapi kenapa masih minta ke N tetangga Hutan ditebang kemana batangnya? Padi dipanen kemana muaranya? Pendidikan merata untuk siapa? Pemimpin menang ini jatah kursinya Enam dua, enam dua. Keboireng, 19 Mei 2024

Magetan di Mata Iman Budhi Santosa

  Judul buku : Magetan: Bumi Kelahiran Penulis : Iman Budhi Santosa Penerbit : Interlude Tahun terbit : Desember 2023 Tebal : 14 x 21 cm, 142 halaman Sosok Iman Budhi Santosa atau IBS merupakan salah satu tokoh sastra indonesia yang tak usah diragukan lagi kiprahnya dalam berkarya. Iman Budhi Santosa yang kerap dipanggil “Mas Iman” ini  di kalangan sastrawan tak pernah asing di telinga bila disebut. Beliau memang aktif di dunia sastra terutama di Yogyakarta. IBS dalam buku ini yaitu “Magetan: Bumi Kelahiran” menuliskan bagaimana kenangan dan juga memori-memorinya yang membekas hingga akhir hayatnya tentang Magetan. Buku ini berisi kumpulan esai-esai perihal memoar IBS saat masa kecilnya tinggal di tanah kelahirannya Magetan.   Serta di buku ini pula, kita para pembaca dapat mulai mengenal bagaimana sosok serta kebiasaan IBS yang gemar menulis dibentuk. Magetan dalam pandangan IBS sangatlah monumental. Di tengah deruan zaman yang terus berubah, ingatan tentan...

Mengulas bacaan tahun 2023 (Part2)

     (PART 2)        Buku “Melawat Ingatan” sebuah novela karya Ruly R . Foto Novela "Melawat Ingatan"           Sebuah buku yang cocok untuk dibaca dikala pikiran perlu rehat dari hiruk pikuk pekerjaan atau perkuliahan. Buku yang masuk dalam kategori novela ini merupakan salah satu karya dari founder Dinamit Kopi X penerbit Rusamenjana di Ponorogo yaitu Ruly R.  Sejujurnya pada awalnya mengenai perbedaan antara sebuah novel dan novela tak terlalu saya mengerti. Pikir saya, mungkin salah dalam penulisan atau Typo.  Ternyata setelah membuka KBBI saya menemukan perbedaannya.       Jika novel secara garis besar menceritakan kehidupan seseorang atau tokoh dan cenderung lebih kompleks permasalahannya. Entah satu konflik atau lebih di dalamnya. Beerbeda dengan novela. Karya satu ini sama-sama sebuah prosa yang panjangnya lebih dari cerpen namun tak sepanjang novel. Pun juga dalam novela lebih berkut...

Mengulas kembali bacaan yang dibaca pada tahun 2023 lalu (PART 1)

- Part 1      Buku merupakan hal yang tak akan lekang oleh waktu. Di dalam buku terdapat hal kekal yaitu tulisan. Tulisan terdiri dari kata dan aksara, yang merupakan bukti perkembangan peradaban yang paling tua yang diwariskan oleh para nenek moyang. Kehebatan dari sebuah buku terbukti membuat akal para pembaca bereaksi hingga menimbulkan proses berlogika serta berpikir dengan wujud hasil pemahaman dan penafsiran atas isi buku yang dibaca. Pernah salah satu orang mengutarakan pendapatnya bahwa kehebatan dari sebuah buku adalah saat benda mati itu (buku) ditulis maka sang penulis melakukan proses berpikir dan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Lalu buku karya penulis tersebut dibaca oleh pembaca dan lagi-lagi terjadi proses berpikir guna memahami isi dari tulisan tersebut hingga menimbulkan penafsiran yang berbeda-beda oleh para pembaca. Hebatnya lagi buku merupakan alat untuk berkomunikasi lintas waktu secara tidak langsung. Penulis yang sudah mati akan tetap abadi dala...